Maklon kosmetik

6 Aug 2015

Maklon kosmetik - Dengan memiliki kulit yang cantik dan bersih para wanita pastinya akan semakin memiliki kepercayaan diri yang tinggi, dan dengan kepercayaan diri mereka yang semakin meningkat akan meningkatkan semangat dalam keseharian mereka, dalam sekolah mereka, pekerjaan mereka, dan pastinya dengan memiliki kulit yang cantik akan semakin mendapatkan perhatian dari para pria di sekitarnya.
MS Hidayat, Menteri Perindustrian, mengatakan pemberian insentif tersebut dilakukan untuk meningkatkan daya saing, khususnya dalam menghadapi persaingan dengan produk impor. Insentif diberikan kepada mdustri kosmetik antara lain dalam bentuk tax allowance dan pembebasan bea masuk atas impor mesin.
Dengan adanya insentif tersebut, pemerintah berharap industri kosmetik mampu berekspansi
secara rutin untuk meningkatkan kapasias produksi. Menurut Hidayat, mdustri kosmetik juga perlu didorong dalam kemandirian bahan baku, khususunya bahan baku herbal.”Indonesia memiliki keanekaragaman hayati dengan 30 ribu spesies tanamah obat, kosmetik, dan aromatik, terbanyak kedua setelah Brazil,”katanya.
Saat ini, industri kosmetik dalam negeri mendapat tantangan dengan peredaran produk kosmetik impor di pasar domestik. Hal ini disebabkan oleh tingginya permintaan pasar domestik premium (high branded). Menurut data Perkosmi, tahun lalu penjualan kosmetik impor mencapai Rp 2,44 triliun, naik 30% dibanding 2011 sebesar Rp 1,87 triliun. Tahun ini, penjualan produk kosmetik impor diproyeksikan naik lagi 30% menjadi Rp 3,17 triliun. Peningkatan tersebut ditopang oleh kenaikan volume penjualan serta penurunan tarif bea masuk seiring perjanjian perdagangan bebas.
Peluang Besar
Departemen Riset Finance Today memproyeksikan, industri kecantikan nasional memiliki peluang yang besar di lingkup ASEAN. Hal ini ditunjukkan oleh masih rendahnya kontribusi penjualan ekspor dari emiten produk kosmetik yang hanya sebesar 18% terhadap penjualan total. Rendahnya kontribusi penjualan ekspor menunjukkan emiten produk kecantikan belum secara penuh berusaha mengupayakan penjualannya ke luar negeri.
Selain itu, faktor kesamaan iklim, sosial budaya, daya beli, berpotensi membuat konsumen ASEAN memiliki preferensi yang sama dengan konsumen Indonesia. Hal ini dapat menjadi pendorong produk kosmetik Indonesia dapat diterima dengan baik di pasar ASEAN. Daftar Facebook | Daftar Gmail | Oli Mobil Terbaik di Indonesia Total Quartz
Adanya pasar bebas ASEAN dan China (AC-FTA) yang akan berlaku pada 2015 selain dapat menjadi peluang pasar bagi industri kosmetik Indonesia, juga dapat menjadi tantangan karena adanya perjanjian ini membuat produk China lebih leluasa masuk ke pasar ASEAN.


TAGS maklon kosmetik


-

Author

Follow Me